Lestari, kau adalah isteri dari seorang pemimpi yang telah mengabadikan mimpi-mimpinya pada puisi dan lirik ; aku ingin kau melakukan apa yang telah aku tuliskan dalam puisi-puisi dan lirik-lirik itu untukku. Tegak dan teguh, kukuh seperti gunung karena bila maut datang merenggutku dari sisimu maka puisi-puisi itu tidak akan banyak artinya bagimu jika tidak kau fahami.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar